Graphic Tab : When Art Meet Technology

0 Comments
Nama
  1. Fitri Heldayanti
  2. Maulida Agus Tiarma
  3. Rozy Fajrin

Tugas Pengantar Teknologi Informasi (PTI) kali ini kami akan membahas Graphic Tablet
Tablet grafis atau bahasa kerennya Graphic Tablet adalah input hardware komputer yang membolehkan user untuk menggambar dengan tangan dan memasukkan gambar atau sketsa langsung ke komputer, layaknya menggambar di atas kertas menggunakan pensil.


Sebuah tablet grafis terdiri dari tablet digital dan sebuah kursor ataupun sebuah pena digital (pen). Tablet digital memiliki permukaan yang pipih sebagai alas gambar yang terdiri atas perlengkapan elektronik yang dapat mendeteksi gerakan kursor atau pena digital kemudian menerjemahkannya menjadi sinyal digital yang dikirim langsung ke komputer. Setiap titik atau gerakan pada tablet merepresentasikan titik atau gerakan pada layer monitor, inilah yang membedakannya dengan fungsi mouse yang tergantung pada letak kursor. 

Hasil gambar tidak akan terlihat pada tablet itu sendiri, melainkan pada monitor komputer.
Kursor (puck) berfungsi layaknya mouse pada komputer, hanya saja kursor ini dapat memiliki sebanyak 16 tombol dan memiliki jendela dengan helai-helai rambut (crosshairs) di dalamnya sebagai tempat posisi ujung titik yang dituju. Sementara Pena digital (stilus) mirip dengan pena, hanya saja memakai tidak memakai tinta melainkan dilengkapi oleh ujung elektronik.
 Ukuran Tablet grafis :
  • Kecil (Small) 157.5 mm x 98.4 mm, 6.2" x 3.9"Sedang (Medium) 223.5 mm x 139.7 mm, 8.8" x 5.5"
  • Besar (Large) 325.1 mm x 203.2 mm, 12.8" x 8.0"
  • Sangat besar (XL) 462 mm x 304.8 mm, 18.2" x 12.0"
Sebenarnya teknologi tablet grafis mempunyai kemiripan dengan teknologi touchscreen yang sekarang banyak digunakan. Perbedaan yang mendasar adalah tingkat "press"nya. Pada tablet grafis semua permukaan dapat digunakan, sedangkan pada layar sentuh, apa yang kita sentuh harus valid dengan sistem yang sudah dirancang. Selain itu touchscreen sensitif dengan berbagai macam sentuhan tetapi pada tablet grafis hanya sensitif pada stylus.
 
Salah satu bahan pertimbangan ketika kita hendak membeli tablet grafis adalah sensitivitas tekanan stylus terhadap papan gambar. Kebanyakan tablet di pasaran mempunyai angka sensitivitas 256, 512, atau 1024 pada level tekanan. Semakin tinggi angkanya, gerakan stylus juga semakin responsif dan natural mengikuti goresan tangan. Tentu hal ini juga di iringi dengan harga yang lumayan tinggi.  


Dengan fungsinya yang dapat mendeteksi gerakan dan langsung menerjemahkannya pada layer monitor komputer, tablet sangat membantu dalam pekerjaan komputer grafis, khususnya desain dua dimensi. Namun beberapa paket aplikasi desain seperti The GIMP, Corel Painter, Inkscape, Photoshop, Pixel image editor, Studio Artist, the Crosfield imaging system, Quantel Paintbox, dan lainnya, biasanya mendukung penggunaan pada tablet untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan grafis dengan memodifikasi tools-nya.

Di Asia Timur, tablet biasa dipakai untuk pengerjaan input method editor software (IMEs) untuk menulis huruf atau abjad Cina, Jepang, dan Korea (CJK). Teknologi ini menawarkan cara berinteraksi yang lebih natural dibandingkan jika menggunakan keyboard. Tablet juga populer digunakan untuk menggambar dalam bidang teknik dan CAD. Tablet grafis tersedia dalam ukuran dan harga yang bervariasi; ukuran A6 yang relatif murah dan A3 yang jauh lebih mahal. Tablet modern biasanya tersambung dengan komputer lewat USB interface.









You may also like

Tidak ada komentar:

Terima kasih sudah membaca postingan ini sampai selesai. Silakan meninggalkan komentar yang baik.